Otomasi dan AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang: Kuliah Kebangsaan Be One Nation di Universitas Negeri Malang

Be One Nation Gelar Kuliah Kebangsaan

Be One Nation Gelar Kuliah Kebangsaan di Universitas Negeri Malang telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. AI tidak lagi terbatas pada teori dan eksperimen laboratorium, tetapi telah merambah ke berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, kesehatan, pendidikan, hingga layanan publik. Teknologi ini memungkinkan mesin untuk melakukan tugas-tugas yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh manusia, seperti pengenalan suara, analisis data kompleks, hingga pengambilan keputusan yang cerdas.

B One Corporation bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kuliah kebangsaan Be One Nation yang bertemakan Otomasi lalu AI “Becoming One Nation Through Automation” pada Jumat (31/5) di Graha Cakrawala UM pukul 08.00-15.00. Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor, Founder B One Corporation Group, empat narasumber di bidang Digital StrategicDesign Thinking, Praktisi AI, Business Development dan Strategic Partnership serta kurang lebih dari 4.000 mahasiswa yang menghadiri dan Kegiatan ini juga telah juga telah disupport dan di Sponsori oleh Perkumpulan Masyarakat Ahli Teknik Otomasi Industri Indonesia ( PMATOII ), Motiolabs Digital Indonesia, The Local Enablers, Axioo Indonesia, Simak.id dan Malang Strudel

Be One Nation berperan sebagai penghubung antara institusi pendidikan, organisasi otomasi, industri, dan para ahli dalam bidang otomasi industri serta kecerdasan buatan. Melalui kerjasama lintas sektor ini, kami memfasilitasi pertumbuhan mindset, pembentukan cara berpikir, pertukaran pengetahuan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan bagi mahasiswa, pelajar, dan pendidik. Tujuannya adalah untuk mengatasi kesenjangan dalam industri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Universitas Negeri Malang merupakan kampus pertama dari program Beonenation Roadshow Tour The Java, 7 Universities, 6 Provincies

CEO dan Founder B One Corporation Group Idham Fitriyadi, S.E., MOS., dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara kuliah kebangsaan ini merupakan acara pembuka tur B One Corporation di Jawa. “Perkembangan teknologi merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari karena hal itu merupakan sesuatu yang pasti sehingga yang harus kita lakukan adalah menghadapi digitalisasi yang menjadi suatu kepastian itu,” ujar Idham. 

Be One Nation Gelar Kuliah Kebangsaan

Be One Nation Gelar Kuliah Kebangsaan

Dalam perkembangan teknologi saat ini, bermunculan banyak sekali Artificial Intelligence (AI) yang dikatakan dapat menjadi peluang maupun ancaman bagi manusia, sehingga diperlukan kesiapan dari generasi penerus bangsa dalam menghadapi perkembangan AI agar mampu menciptakan peluang yang baik bagi manusia. Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., Rektor UM dalam sambutannya menyampaikan, “Untuk menjadi manusia yang siap, perlu adanya pengetahuan design thinking yang dikembangkan untuk dapat mengubah mindset tradisional dan konvensional menjadi pemikiran yang maju”.

Setelah selesai sambutan dari pihak Universitas Negeri Malang dan B One Corporation menandatangani MoU sebagai upaya untuk bersinergi mencerdaskan generasi penerus bangsa untuk menghadapi era revolusi industri 5.0.

Selanjutnya, memasuki acara utama yang dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama merupakan Knowledge Session yang digelar pada pukul 08.00-11.00 yang diisi oleh 3 narasumber. Materi pertama disampaikan oleh Rois Solihin, STP., MT., ICPDTT, CFFT, CPUKM yang merupakan Praktisi Digital Strategic dan Design Thinking di The Local Enablers. Materi ini membahas tentang Design Thinking AI dengan judul “Esensi dan Tujuan Kecerdasan Buatan, Sebuah Retrospeksi”, yang mana disampaikan bahwa tujuan AI adalah untuk membantu pekerjaan manusia, dengan kreativitas dan ide digunakan untuk perancangan dan pembuatan konsep.

Dilanjutkan dengan materi kedua terkait dengan automasi 5.0 yaitu “One Nation, One Future: Empowering Students for Industry 5.0”. Materi tersebut disampaikan oleh Tommy Theopelus yang merupakan Vice President dari Business Development dan Strategic Partnership di Axioo.

Pada sesi ini, mahasiswa yang hadir diajak untuk membuka mata seluas-luasnya terkait perubahan skill yang dibutuhkan di masa yang akan datang, serta bagaimana cara menghadapi transisi skill tersebut. Sesi pertama kuliah kebangsaan ini dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Dr. Hanif Fakhrurroja, S.Si., M.T., MCE, MCAAIF, CBDA, CRP, ITS AI, ITS DA, ITS PY, yang merupakan praktisi AI dan peneliti di BRIN RI. Materi ini membahas tentang Optimasi Manusia-AI di berbagai Industri. 

Sesi kedua acara ini merupakan Communication Session yang digelar pukul 13.00 – 15.00 WIB, dengan pemateri yang merupakan alumni UM yang kini menjadi salah satu tokoh perfilman Indonesia, yaitu Bayu Skak. Sesi ini mengusung tema Indonesia Multi Ethnic Multi Cultural, dimana budaya Indonesia yang beragam harus menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa bangga terhadap budayanya, sehingga nantinya budaya tersebut dapat dikemas dengan pemikiran kreatif yang meningkatkan ekonomi kreatif dan industri kreatif. Sesi kedua dipenuhi dengan dialog antara narasumber yang diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk mengembangkan kualitas diri menuju revolusi industri 5.0. 

Acara Be One Nation bersama Universitas Negeri Malang ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang perkembangan teknologi AI dan otomasi industri, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antara dunia akademik dan industri. Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang tertarik dan terlibat dalam pengembangan teknologi masa depan, membawa Indonesia menuju era industri 4.0 yang lebih maju dan kompetitif.

Dengan suksesnya acara ini, Be One Nation dan Universitas Negeri Malang berharap dapat terus berkolaborasi dalam berbagai kegiatan yang mendorong kemajuan teknologi dan pendidikan di Indonesia.

Be One Nation: Becoming One Nation Through Automation
Mari berpegangan tangan bersama untuk menghadapi AI, karena sainganmmu yang sebenarnya adalah orang yang bisa memanfaatkan teknologi AI dengan baik

Scroll to Top